Contoh Resume Pribadi untuk Beasiswa serta Tips Membuatnya

Resume atau dikenal dengan CV untuk beasiswa mencakup beberapa hal seperi prestasi, riwayat pendidikan, penghargaan serta kemampuan atau ketrampilan diri. CV yang digunakan untuk mendaftar beasiswa harus memiliki informasi yang spesifik namun disajikan dengan singkat. Cv atau resume harus sesuai dan relevan dengan tujuan pengajuan beasiswa. Selain itu buat resume menarik untuk dibaca mengeani diri calon penerima beasiswa.

Dengan menyuguhkan resume pengalaman diri menarik pemberi beasiswa dapat melirik potensi diri setiap mahasiswa yang mendaftar. CV bisa menjadi representasi diri bagi calon penerima beasiswa yang akan dilihat oleh para penyeleksi.

Tips Membuat Resume Beasiswa

Tidak jauh berbeda membuat CV beasiswa dan CV umum yang harus memiliki informasi oenting pribadi, informasi akan digunakan sebagai pertimbangan dalam seleksi pada tahap administratif. Informasi yang harus termuat adalah sebgai berikut:

  1. Berisikan data pribadi

Data pribadi cukup umum untuk memberikan informasi diri dan menjadi data utama dalam CV. Data pribadi berisikan nama, tanggal dan tempat lahir, alamat yang sesuai dengan identitas pribadi dan terakhir adalah kontak yang bisa dihubungi. Apabila mengambil beasiswa untuk keluar negeri maka identitas pribadi seperti akta yang memilki translate dalam bahasa inggris, berkas yang diminta juga seperti nomor paspor calon penerima beasiswa.

  1. Menambahkan riwayat pendidikan

Aspek penting yang harus di masukkan ke dalam CV adalah jenjang pendidikan yang sudah ditempuh oleh pelamar. Riwayat pendidikan merupakan salah satu cara untuk memperlihatkan kemajuan dan perkembangan dalam menjalankan studi. Tidak hanya itu pelamar dapat menunjukkan prestasi yang diraih melalui nilai. Saat masih kuliah dan mendaftar beasiswa nilai akhir setiap semester akan menjadi pertimbangan pula. Rincian nilai dibutuhkan mulai dari awal semester hingga semester saat mendaftar.

  1. Pengalaman dalam organisasi

CV lengkap memiliki format mengenai keaktifan dalam organisasi, karena aspek ini digunakan sebagai penunjang seseorang dilihat dari cara bersosialisasi. Aspek ini dapat dijadikan sebagai nilai tambah pelamar karena sudah terbukti berperan langsung di lingkup sekitar penerima beasiswa.

  1. Mengikuti berbagai seminar dan juga pelatihan

Aspek ini menunjukkan bahwa pendaftar beasiswa ingin selalu belajar dan mengembangkan diri. Aktif mengikuti seminar dan pelatihan akan menjadi penunjang di bidang akademis. Kecakapan seseorang juga dapat dilihat dari menerima ilmu dari luar kelas.

  1. Menambahkan kemampuan dan juga skill

Kemampuan dan juga skill adalah hal yang juga penting ditambahkan di dalam CV, sehingga penyeleksi juga dapat melihat kemampuan Anda tidak hanya pada prestasi akademis. Skill menunjukkan seseorang bagaimana cara mengontrol diri saat terdapat tekanan. Keahlian dan skill yang dimiliki seperti keahlian dalam pengoperasian komputer, keahlian mengatur waktu, dan sebagainya. Anda juga dapat memasukkan keahlian nonakademis seperti olahraga atau bahkan kesenian.

Informasi di atas merupakan aspek penting yang perlu dimasukkan ke dalam CV atau resume. Namun Anda harus memperhatikan pula seperti kalimat yang digunakan tidak berlebihan. Jelaskan poin-poin penting saja sehingga penyeleksi dimudahkan dan tersampaikan informasi tersebut. Beberapa hal lain yang harus diketahui dalam membuat CV yaitu buat dengan singkat dan juga sederhana, ย informasi yang diberikan sesuai fakta yang dijalani pendaftar beasiswa, menggunakan foto diri yang rapi dan sopan karena resume memiliki sifat berkas formal sehingga tidak akan sopan bila menggunakan foto selfie atau candid.

Bagai para mahasiswa dan siswa yang ingin mendaftar beasiswa dapat mengklik link berikut https://daftarbeasiswa.com/ .

Contoh Resume Pribadi untuk Beasiswa serta Tips Membuatnya
Scroll to top